Habib Rizieq: Usulan Moqsith Bodoh, Menjebak dan Licik

Wednesday, 07 January 2009

ImageUsulan Moqsith Ghazali, seorang tokoh JIL di acara sebuah stasiun televisi pada Rabu Malam, (7/1), untuk menyelesaikan permasalahan Palestina-Israel adalah dengan melakukan perundingan dan membuka hubungan diplomatik merupakan usul yang bodoh, menjebak dan sekaligus licik. Demikian pernyataan Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab kepada Suara Islam, Kamis (8/1).

Jika yang disarankan untuk membuka hubungan diplomatik itu adalah negara Indonesia, menurut Habib Rizieq, usulan Moqsith itu adalah usulan bodoh. Karena bertentangan dengan konstitusi UUD 1945 tentang Penjajahan dan Komitmen Politik Luar Negeri RI yang menghendaki berdirinya negara Palestina.

“Usul tersebut juga menjebak, sebab hubungan diplomatik tersebut akan menjadi legalitas internasional bagi Israel mengingat RI adalah negara muslim terbesar di dunia, sekaligus menjadi pengkhianat terbesar di dunia, sekaligus menjadi pengkhianatan terhadap solidaritas Islam”, ungkap Habib Rizieq.

Yang ketiga, Habib Rizieq menyebut usul tersebut sebagai usulan yang licik. “Karena Moqsith dan kawan-kawan adalah kelompok liberal yang selama ini menjadi antek AS yang sangat pro-Israel” papar Habib.

Bagi Habib Rizieq, Israel adalah negara biadab dan jahanam. Pasalnya, Israel telah membantai anak-anak tak berdosa. “Israel tidak paham bahasa dialog. Israel hanya paham bahasa perang. Jadi hanya orang gila yang mau dialog dengan bangsa macam itu” ingat Habib. [shodiq/www.suara-islam.com]

Iklan

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: